Potensi yang belum tergali

Budaya Spesial milik Banjarnegara

Banjarnegara sebenarnya amat kaya akan potensi yang bisa mendatangkan devisa kalau dikelola secara profesional.  Potensi alam sangat banyak mulai dari batu marmer, gas alam cair LPG, Panas Bumi, batu lapis dan sebagainya. Hasil bumi Banjarnegara juga sangat menarik banyak negara lain untuk mengimpornya, seperti kentang, caprica, purwaceng, dan sayur mayur dimana tidak semua daerah bisa menghasilkannya.

Seni budaya khas Banjarnegara juga tak kalah uniknya jika dibandingkan daerah lain sekalipun dengan Solo maupun Yogyakarta. Tari geol, tari Aplang, Tapi Jepin, Tari Ebeg dan lainnya sebenarnya sangat unik dan layak untuk dipromosikan. Karena beberapa tarian tersebut tidak dimiliki oleh daerah lain.

Barangkali yang perlu dikaji adalah bagaimana mengemas berbagai potensi yang sudah dimiliki oleh kita semua itu menjadi sesuatu yang istimewa. Reog yang oleh masyarakat Ponorogo dianggap biasa saja karena memang sudah menjadi tari keseharian mereka, kemudian di promosikan oleh Malaysia dengan sentuhan interteinment dan dukungan kuat dari pemerintah, menjadikan Reog sesuatu yang luar biasa di Malaysia. Ini semua terlepas dari ribut-ribut tentang hak milik. Kami pikir juga untuk apa kita merasa memiliki tetapi tidak bisa memanfaatkan milik kita tersebut secara optimal. Barangkali seorang yang berjiwa wiraswasta, memang tidak akan memusingkan siapa yang membuat barang tertentu, tetapi bagaimana bisa menjual barang itu dan mendatangkan hasil yang banyak. Mereka tidak terlalu ribet motor ini dan itu siapa yang membuat dan dari negara mana berasal, namun bagaimana motor yang ada bisa mendatangkan keberuntungan jika dia berhasil memasarkannya dengan baik.

Kembali kepada seni budaya Banjarnegara, tentu kita juga tidak ingin di “sadarkan” oleh orang lain dengan cara budaya yang kita miliki tersebut “diakui” oleh orang lain.  Sebelum hal demikian terjadi ada baiknya kita segera menyadari akan potensi yang kita miliki tersebut.

Kesadaran diri saja tentu belumlah cukup kalau kita tidak bisa “menjual”-nya sehingga bisa mendatangkan devisa sebanyak-banyaknya untuk membangun daerah tercinta. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengelola potensi daerah tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Tumbuhkan rasa bangga putera daerah terhadap “hak miliki” yang memang telah dimilikinya tersebut.
  2. Kemas seluruh potensi yang ada secara kreatif, sehingga menarik untuk di lirik oleh orang lain.
  3. Semua kemasan yang akan “dijual” harus dikelola secara sungguh-sungguh dan profesional, sehingga tidak terkesan asal-asalan.
  4. Promosikan berbagai potensi daerah tersebut dengan berbagai cara, mulai membuat brosur dan liflet yang didistribusikan di hotel-hotel, pesawat, atau fasilitas-fasilitas wisata yang sekarang sudah ramai dikunjungi para wisatawan.
  5. Buat website wisata Banjarnegara dalam berbagai bahasa terutama bahasa inggris, agar bisa diakses oleh masyarakat dunia.
  6. Promosikan di TV-TV swasta nasional atau regional untuk mengenalkan potensi Banjarnegara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: